Powered By Blogger

Monday, 27 July 2015

Ilmu Budaya Dasar - Manusia dan Harapan

A.   Pengertian Harapan


Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan sebuah kebaikan diwaktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini. Bahkan terkadang dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud. Namun ada kalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.


B.   Pengertian Doa


Doa berarti memohon atau meminta sesuatu yang baik kepada Allah SWT Yang Maha Pemurah. Menyuruh orang-orang islam berdoa atau meminta sesuatu kepada-Nya seperti firman dibawah yang bermaksud.


Ilmu Budaya Dasar - Manusia dan Kegelisahan

A.   Pengertian Kegelisahan


Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berasal tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegesilahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.


            Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekhawatiran atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.


B.   Sebab-Sebab Orang Gelisah dan Solusi Untuk Mengatasinya


Sebab orang gelisah adalah karena mereka takut kehilangan berbagai macam haknya seperti hak untuk hidup, hak milik, hak memperoleh perlindungan, dan lain-lain.


            Cara untuk mengatasi kegelisahan seperti ini, pertama-tama harus dimulai dari diri kita sendiri, yaitu dengan bersikap tenang, sabar, dan tabah. Dengan sikap tenang kita dapat berfikir lebih bijaksana dalam menghadapi keadaan yang tidak diinginkan atau keadaan yang menimbulkan kegelisahan, sehingga kesulitan dapat teratasi.


Sunday, 26 July 2015

Ilmu Budaya Dasar - Manusia dan Pandangan Hidup


  • PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP DAN IDEOLOGI
Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Kata ideologi seniri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan "sains tentang ide" Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu secara umum (lihat ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filsofis, atau sekelompok ide diajukan oleh kelas yang dominan pada sseluruh anggota masyarakat.

Pandangan Hidup adalah sikap manusia yang paling mendasar dalam menyikapi setiap hal yang terjadi pada hidupnya, baik itu berupa masalah, tugas tantangan dan segala yang dilakukannya manusia pasti mempunyai pandangannya masing masing.

Unsur - Unsur pandangan hidup

a) Cita cita
cita cita sering kali diartikan sebagain angan - angan, keinginan, kamauan, niat atau harapan. Cita-cita merupakan pandangan masa depan atau merupakan pandangan hidup masa depan.


b) Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan pada hakikatnya adalah perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma - norma agama atau etika. Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah laku, karena tingkah laku bersumber dari pandangan hidup.

c) Usaha
Usaha kerja keras untuk mewujudkan cita-cita (tujuan) kerja keras dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani ataupun dengan kedua-duanya

d) Keyakinan
Keyakinan yang menjadi dasar pendangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan tuhan. Ada 3 aliran kepercayaan yaitu : aliran naturalisme dan aliran intelektualisme dan aliran gabungan.


Ilmu Budaya Dasar - Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam Kesusastraan


  • PENDEKATAN KESASTRAAN
Sastra (sansekerta: shastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta 'sastra' yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pendoman" dari kata dasar 'sas' yang berarti "instruksi" atau " ajaran" dan "Tra" yang berarti "alat" atau "sarana" Dalam Bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesustraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu. 

Sastra Meliputi segala bentuk dan macam tulisan yang ditulis oleh manusia, seperti catatan ilmu pengetahuan. kitab-kitab suci dan surat-surat dan sebaginya dalam arti khusus dapat kita gunakan dalam konteks kebudayaan, adalah ekspresi gagasan dan perasaan manusia, Jadi, sastra adalah hasil budaya dapat diartikan sebagai bentuk upaya manusia untuk mengungkapkan gagasannya melalui bahasa yang lahir dari perasaan dan pemikirannya. 

  • ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA
Hubungan Antara Sastra, Seni dengan Ilmu Budaya Dasar

Hubungan sastra dan seni dengan ilmu budaya dasar adalah sama-sama memiliki objek yang sama yaitu dengan manusia. Sama sama mempelajari hubungan antar manusia melalui suatu komunikasi yang beraneka ragam macamnya.

Prosa

Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karena itu, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, novel dll

Prosa Lama : Hikayat, sejarah, kisah, dongeng
Prosa baru : Roman, Cerpen, Novel, Riwayat, Kritik, Resensi

  • NILAI NILAI DALAM PROSA FIKSI
- Prosa fiksi memberikan kesenangan 
keistimewaannya pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalami sendiri peristiwa tersebut
- Prosa fiksi memberikan informasi
fiksi memberikan sedikit informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi
- Prosa fiksi memberikan warisan cultural
Prosa fiksi dapat menstimulasi imaginasi dan warisan budaya bangsa
- Prosa memberikan keseimbangan wawasan 
Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman dengan banyak individu.

Saturday, 25 July 2015

Ilmu Budaya Dasar - Manusia dan Tanggung Jawab

  • PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Dalam KBBI tanggung jawab adalah keadaan dimana wajib menanggung segala sesuatu, sehingga berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggunga segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.

Adapun tanggung jawab secara definisi merupakan kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab itu sudah menjadi bagian kehidupan manusia bahwa setiap manusia dan yang pasti masing-masing orang akan memikul stau tanggung jawabnya sendiri sendiri.
  • MACAM MACAM TANGGUNG JAWAB
Tujuan manusia berjuang itu untuk memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. untuk itu ia menghadapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. Dalam usahanya itu manusia juga menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan, yaitu kekuasaan tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya.

1. Tanggung jawab terhadap tuhan

Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap tuhan.

2. Tanggung jawab terhadap diri sendiri

Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.

3. Tanggung jawab terhadap keluarga

Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri atas suami, istri, ayah, ibu, anak anak dan juga orang lain yang merupakan anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. tapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan.

4. Tanggung jawab terhadap masyarakat.

Pada hakekatnya, manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain. sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk sosial. karena membutuhkan manusia lain maka ia harus bisa berkomunikasi dengan manusia lain. sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut.

5. Tanggung jawab kepada bangsa/negara.

Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah maka akan ada pembalasan yang setimpal